CanDoYa
ID

Encode dan Decode HTML Entity

Berjalan sepenuhnya di browser Anda - tanpa unggah, tanpa daftar.

Escape hanya karakter yang sensitif di HTML: ampersand, angle bracket, kutip, dan apostrof.
Masukan
Hasil
Masukkan teks untuk di-encode atau HTML entity untuk di-decode0 referensi entity0 karakter masuk, 0 karakter keluar
Bagikan tool ini

Apa itu HTML entity encoder decoder?

HTML entity encoder decoder mengubah karakter antara teks yang mudah dibaca dan referensi karakter HTML seperti <, ©, © dan 🌍. Gunakan untuk escape karakter yang sensitif terhadap markup sebelum teks ditempel ke HTML, atau decode entity dari source code kembali ke teks biasa.

Cara pakai

  1. 1Pilih Encode atau Decode. Pilih Encode untuk mengubah teks menjadi HTML entity, atau Decode untuk mengubah referensi entity kembali menjadi karakter yang bisa dibaca.
  2. 2Pilih mode encode. Gunakan Karakter khusus untuk teks HTML aman, Entity bernama untuk nama yang mudah dibaca, atau Desimal dan Hex untuk referensi code point numerik.
  3. 3Tempel teks kamu. Hasilnya langsung diperbarui di panel output. Mode Decode menangani referensi bernama, desimal, dan heksadesimal sekaligus.
  4. 4Salin hasilnya. Salin teks yang sudah di-encode atau di-decode, lalu tempel ke HTML, template, email, atau dokumentasi.

Cocok untuk siapa

Konversi berjalan langsung di browser dan teks kamu tidak diunggah. Gunakan Karakter khusus saat hanya perlu teks HTML yang aman, Entity bernama untuk referensi yang mudah dibaca seperti ©, atau mode numerik saat butuh code point desimal maupun hex.

Tanya jawab

Apakah HTML entity encoder decoder ini gratis?

Ya. HTML entity encoder decoder ini gratis digunakan, tanpa pendaftaran, tanpa download, dan tanpa batas pemakaian. Tempel teks, pilih mode, lalu salin hasilnya dari browser.

Apakah teks saya diunggah ke mana pun?

Tidak. Encode dan decode berjalan lokal di browser. Teks yang kamu tempel ke widget tidak dikirim ke server, sehingga cocok untuk template pribadi, potongan source, dan tiket support.

Karakter apa yang sebaiknya di-encode agar HTML aman?

Minimal, escape ampersand, tanda lebih kecil, tanda lebih besar, dan kutip saat teks dimasukkan ke HTML atau atribut. Karakter itu bisa memulai markup, entity, atau batas atribut. Meng-encode semua karakter non-ASCII bersifat opsional di halaman UTF-8 modern.

Apa beda entity bernama, desimal, dan hex?

Entity bernama memakai label yang mudah dibaca seperti <code>&amp;copy;</code>. Referensi numerik desimal memakai code point basis 10 seperti <code>&amp;#169;</code>. Referensi hex memakai code point basis 16 seperti <code>&amp;#xa9;</code>. Browser dapat men-decode ketiganya.

Apakah decoder mendukung emoji dan teks non-Inggris?

Ya. Referensi numerik bisa mewakili code point Unicode yang valid, termasuk emoji dan skrip non-Latin. Misalnya, <code>&amp;#x1f30d;</code> didecode menjadi emoji globe, dan entity bernama seperti <code>&amp;eacute;</code> didecode menjadi huruf beraksen.

Apakah HTML yang sudah di-decode akan berjalan sebagai markup sungguhan?

Tidak. Hasil decode ditampilkan di textarea biasa, jadi tag tetap berupa teks di dalam alat ini. Jika output yang sudah di-decode disalin ke dokumen HTML, barulah browser memperlakukan tag sungguhan sebagai markup.

Mengapa ampersand yang double-escaped hanya ter-decode sekali?

<code>&amp;amp;</code> adalah entity untuk ampersand literal. Sekali decode menghasilkan <code>&amp;</code>. Jika sebuah string di-encode beberapa kali, kamu mungkin perlu decode lebih dari sekali, tetapi lakukan hanya saat yakin sumbernya memang double-escaped.